Jumat, 26 Juli 2024

Jalan jalan ke Maluku, Memberi Makan Belut Raksasa di Kolam Waiselaka

 



DotMediaViral.blogspot.com -Desa Waai di Maluku Tengah
merupakan sebuah desa yang sunyi. Jarang sekali ada 
wisatawan mampir ke daerah ini karena memang saat itu tidak ada tempat wisata yang menarik.

Hingga 2015, nama desa Waai mulai mencuat lantaran adanya kolam alami yang amat bening. Kolam tersebut sangat cocok untuk tempat berendam dan melepaskan penat sejenak.

Tidak cuma kolam yang jadi 
Primadona, tapi juga keberadaan
Belut Morea yang dianggap sebagai belut keramat oleh warga sekitar. Belut Morea sekilas memang terlihat menakutkan, namun ternyata belut ini sudah jinak.

Di pagi dan siang hari, 
wisatawan bisa berendam sambil menikmati rimbunnya pepohonan di sekitar kolam Waiselaka. Jangan takut soal ketersediaan makanan dan minuman, di sekitar kolam sudah banyak tersedia warung yang menjajakan camilan dan makanan khas Maluku.


Baca Juga: Apakah Kehidupan Alien Tersembunyi di Cincin saturnus ?

Menjelang sore hari akan digelar atraksi rutin yang sudah dilaksanakan secara turun temurun sejak ratusan tahun lalu. Seorang tetua adat akan datang ke kolam dan memanggil kawanan belut raksasa itu ke tengah kolam.

Terasa tak masuk akal memang. Mana mungkin manusia bisa berbicara dengan hewan liar? Tapi, percaya atau tidak, itu benar-benar terjadi di sana.

Perlahan, belut yang paling besar diikuti dengan belut lain yang lebih kecil akan menghampiri si tetua adat untuk memita makanan. Sang pawang pun akan membuka telur ayam, meletakkannya di atas air dan akan diserbu oleh kawanan belut itu.

Menurut pawang , morea adalah makhluk yang amat dijaga oleh warga Desa Waai. Bahkan jika dalam keadaan lapar sekalipun, warga desa tak akan makan morea. Meski menjadi tujuan wisata, warga juga tidak pernah mengangkat morea ke luar dari air karena takut membuat hewan ini tersiksa.

Nah, wisatawan juga bisa ikut memberi makan morea dengan membayar sekitar Rp 40.000. Dengan biaya itu kita akan mendapat telur sebagai makanan favorit belut. Ingat, aktivitas ini harus ditemani oleh pawang yang berpengalaman ya!

Simak berita seru lainnya di Gadget kamu, melalui blog saya. Terimakasih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siswa SD yang Kritis Akibat Perundungan, Kini Dikabarkan Meninggal Dunia

  DotMediaViral.blogspot.com   - Sempat  Koma  3 Hari, siswa Sekolah Dasar (SD) Jayamukti di Kecamatan Blanakan, Subang, yang kakak kelasnya...